Ketika Aku Tua
Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula.
Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku.
Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu,
ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.
Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah
bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus
pembicaraanku.
Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.
Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku.
Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?
Ketika aku tak paham sedikitpun tentang tekhnologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku.
Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap “mengapa” darimu.
Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku.
Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.
Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat.
Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau disamping mendengarkan, aku sudah sangat puas.
Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka.
Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan.
Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku.
Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur
Dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.
Minggu, 26 Agustus 2012
Kamis, 16 Agustus 2012
Have a Nice Weekend ...
Dari radio, aku mendengar suara penyiar radio berbincang dengan seorang penelpon yang bernama " Tom " ..
" Dengar Tom, kedengarannya kau memang sibuk dengan pekerjaanmu. Aku yakin mereka menggajimu cukup banyak, tapi kan sangat sayang sekali kau harus meninggalkan rumah dan keluargamu terlalu sering. sulit kupercaya kok ada anak muda harus bekerja 60 atau 70 jam seminggunya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk menonton pertunjukan tarian putrimu pun kau tak sempat ".
Ia melanjutkan ..
" Biar aku ceritakan ini, Tom. sesuatu yang membantuku mengatur dan menjaga prioritas apa yang harus aku lakukan dalam hidupku ". Lalu mulailah menerangkan teori " seribu kelereng ".
Begini Tom, suatu hari aku duduk-duduk dan mulia menghitung-hitung. Kan umumnya orang rata-rata hidup 75 tahun. Ya aku tau ada yang lebih lama ada pula yang kurang, tapi secara rata-rata umumnya sekitar 75 tahun. Lalu aku kalikan 75 ini dengan 52 dan mendapatkan angka 3900 yang merupakan jumlah semua hari Sabtu yang rata-rata dimiliki seseorang dalam hidupnya.
Sekarang perhatikan benar-benar Tom, aku mau beranjak ke hal yang lebih penting. Tahu tidak, setelah aku berumur 55 tahun baru terpikirkan olehku semua detail ini.dan pada saat aku telah melewati 2800 hari Sabtu.
Aku terbiasa memikirkan, andaikata aku bisa hidup sampai 75 tahun, maka buatku hanya tersisa sekitar 1000 hari Sabtu yang masih bisa kunikmati ". Lalu aku pergi ke toko mainan dan membeli tiap butir kelereng yang ada. Aku butuh mengunjungi tiga toko, baru bisa mendapatkan 1000 kelereng itu. Kubawa pulang, kumasukkan dalam sebuah kotak plastik bening besar yang kuletakkan di tempat kerjaku di samping radio. Setiap Sabtu sejak itu , aku selalu ambil sebutir kelereng lalu membuangnya ".
" Aku alami, bahwa dengan mengawasi kelereng-kelereng itu menghilang, aku lebih memfokuskan diri pada hal-hal yang betul-betul penting dalam hidupku. Sungguh, tak ada yang lebih berharga daripada mengamati waktumu di dunia ini menghilang dan berkurang, untuk menolongmu dan membenahi dan meluruskan segala prioritas hidupmu".
" Sekarang aku ingin memberikan pesan terakhir sebelum kuputuskan telponmu dan mengajak keluar istriku tersayang untuk sarapan pagi. Pagi ini, kelereng terakhirku telah kuambil, kukeluarkan dari kotaknya. Aku berfikir, jika aku sampai bertahan hingga sabtu yang akan datang, maka Allah telah memberikan aku dengan sedikit waktu tambahan ekstra untuk kuhabiskan dengan orang-orang yang kusayangi".
" Senang sekali bisa berbicara denganmu , Tom. Aku harap kau bisa melewatkan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang kau kasihi, dan aku berharap suatu saat dapat berjumpa denganmu. Selamat Pagi..!"
INSIGHT :
" Spend your weekend wisely and may all - Saturdays - be special and may you have many happy tears after you lose all your marbels".
Senin, 13 Agustus 2012
Rahasia Kesuksesan
Seorang Wartawan ( W ) mewawancarai seseorang yang bernama " Kesuksesan " ( S ).
^o^ sekian ^o^
Pesannya adalah :
Kesuksesan dari waktu ke waktu selalu menjadi daya tarik dan menjadi incaran semua orang. Kesuksesan memungkinkan orang yang mencapainya dapat menikmati hidup yang lebih berkualitas, lebih baik, dan lebih bahagia. Tapi kenyataannya, tidak semua orang bisa mencapainya. Lebih banyak org yang tidak berhasil daripada orang yg berhasil di dunia ini.
Kesuksesan memang hak semua orang. Tapi, sebelum mendapatkan haknya, seseorang haruslah melaksanakan kewajibannya terlebih dahulu.
Apa itu kewajibannya ? yaitu tindakan dan usaha nyata, bukan hanya sekedar ucapan belaka. Bukan hanya itu, seseorang juga harus membutuhkan sikap mental yang positif, optimis, gigih, dan pantang menyerah.
Di depan setiap kesuksesan, terdapat berbagai tantangan, rintangan yang harus dilewati. tantangan dan rintangan itulah yang sudah memakan banyak " korban " yaitu orang-orang yang memutuskan menyerah dari usaha mengejar apa yang sebelumnya dicita-citakan.
Jika kewajiban sudah terlalui dengan baik, maka hak untuk sukses akan datang dengan sendirinya. Jangan terjebak dalam sikap yang salah, dimana kita hannya menuntut hak kita tanpa mau membayar harga dari hak tersebut.
Seorang Wartawan ( W ) mewawancarai seseorang yang bernama " Kesuksesan " ( S ).
W : " Kamu begitu dipuja-puja, dicintai, dan dikejar banyak orang di dunia ini, tapi kenapa kamu begitu jual mahal?
S : " Aku memang harus jual mahal, kalau tidak, semua orang tidak akan mengejarku lagi ".
W : " Lalu, boleh tau tidak kamu orangnya seperti apa ? "
S : " Intinya aku orangnya jual mahal dan tidak gampang mencintai seseorang "
W : " Bisakah dijelaskan lebih detail, saya masih belum paham ".
S : " Di saat orang lain mengejarku, aku akan berlari menjauh. aku akan membuat mereka lelah, capek, frustasi, putus asa, hilang semangat, dan bahkan menyerah. Bukan hanya itu, aku akan mengerahkan seluruh pasukan terbaikku yaitu rintangan, tantangan, halangan, masalah, cobaan , dan kegagalan. Aku perintahkan mereka untuk menghadang siapapun yang berusaha mendapatkanku".
W : " Kalau begitu, anda termasuk orang yg berhati kejam ! "
S : " Tidak, aku tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya ingin mereka belajar sesuatu. "
W : " Apa itu ? "
S : " Aku ingin mereka belajar menjadi lebih kuat ketika menghadapi pasukanku. aku ingin agar ketika mereka berhasil mendapatkanku, mereka lebih menghargaiku, agar mereka sadar betapa berharga dan berartinya aku bagi hidup mereka. Memang aku jual mahal, tapi jika mereka bisa mendapatkanku, aku pasti akan membuat mereka bahagia dan bangga. Aku hanya akan menjadi milik orang-orang yg bersungguh-sungguh, serius, berkomitmen, dan berani melakukan apapun untukku. Aku mencintai orang-orang seperti itu. Aku tidak begitu suka dengan orang yang gampang menyerah, yang baru gagal sekali langsung mundur dan tidak berani berjuang lagi .
W : " Apakah ada lagi yang ingin anda sampaikan pada mereka yang sedang dan berusaha mengejar Anda?"
S : " Siapapun berhak mengejarku. Tapi tidak semua orang bisa mendapatkan aku. Hanya orang-orang yang pantang menyerah yang benar-benar bisa meluluhkan hatiku dan membuatku jatuh cinta.
W : " Terima Kasih atas wawancaranya ".
^o^ sekian ^o^
Pesannya adalah :
Kesuksesan dari waktu ke waktu selalu menjadi daya tarik dan menjadi incaran semua orang. Kesuksesan memungkinkan orang yang mencapainya dapat menikmati hidup yang lebih berkualitas, lebih baik, dan lebih bahagia. Tapi kenyataannya, tidak semua orang bisa mencapainya. Lebih banyak org yang tidak berhasil daripada orang yg berhasil di dunia ini.
Kesuksesan memang hak semua orang. Tapi, sebelum mendapatkan haknya, seseorang haruslah melaksanakan kewajibannya terlebih dahulu.
Apa itu kewajibannya ? yaitu tindakan dan usaha nyata, bukan hanya sekedar ucapan belaka. Bukan hanya itu, seseorang juga harus membutuhkan sikap mental yang positif, optimis, gigih, dan pantang menyerah.
Di depan setiap kesuksesan, terdapat berbagai tantangan, rintangan yang harus dilewati. tantangan dan rintangan itulah yang sudah memakan banyak " korban " yaitu orang-orang yang memutuskan menyerah dari usaha mengejar apa yang sebelumnya dicita-citakan.
Jika kewajiban sudah terlalui dengan baik, maka hak untuk sukses akan datang dengan sendirinya. Jangan terjebak dalam sikap yang salah, dimana kita hannya menuntut hak kita tanpa mau membayar harga dari hak tersebut.
Sabtu, 11 Agustus 2012
Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan masih perduli terhadapnya ...
Adalah ketika dia tidak memperdulikanmu
dan kamu masih menunggu dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum ...
Sembari berkata " Aku turut bahagia untukmu "
Apabila cinta tidak berhasil ...
Bebaskan dirimu !
Biarkan hatimu melebarkan sayapnya ..
Ingatlah .. bahwa kamu mugkin menemukan cinta
dan kehilangannya.
Tapi, ketika cinta itu mati .
Kamu tidak perlu mati bersamanya ..
Orang yang kuat bukan mereka yang selalu menang,
melainkan mereka yang tetap tegar..
Ketika mereka terjatuh .. ^^
Langganan:
Komentar (Atom)

